Jadi, beli yang bajakan gapapa nih?

Iklan di atas saya dapatkan dari epaper kompas 20 October 2010.Bukannya mau sok menganalisa atau apa karena saya memang ga tau apa2. Tapi hanya pengen menilainya dari sudut pandang konsumen aja.Apa yang paling eye catching dr iklan tersebut?

Selain muka seseorang pria dengan kaos kuning terang, juga ada dua kalimat dengan size besar yang sayang untuk tidak dibaca. Kalimat itu berbunyi, “Saya tidak akan bisa seperti yang asli. Pastikan pilih yang original.”

Orang yang pertama kali menunjukkan iklan ini kepada saya adalah teman sebelah saya di kantor.

“Mel, lo ngerti ga sih sama iklan ini?” sambil garuk-garuk kepala.
Saya memandang layar monitornya dalam sekali tatapan dan sedetik kemudian langsung mengernyitkan dahi.

Sambil membaca ulang kata-kata “Saya tidak akan bisa seperti yang asli. Pastikan pilih yang original.” dan melihat logo Microsoft … Saya sekilas menangkap bahwa Microsoft mengeluarkan Office bajakan yang lebih terjangkau harganya dan tetap menghimbau konsumen agar membeli yg “asli”. Bener2 bingung saya sama iklan satu ini.

Mungkin bagi pecinta sepakbola, sosok Ronaldikin bukan sosok yang asing lagi. Dia dianggap memiliki kemiripan dengan pemain sepakbola dunia yg namanya Ronaldinho (bener ga sih? maaf kl salah, saya cuma mengira2 namanya)

Tapi bagi temen sebelah saya yang ga kenal wajah2 pesepakbola dunia selain David Beckham, mungkin ini akan lebih membingungkan lagi bagi dia.
Di mana korelasi kalimat itu dengan produk Office dari Microsoft?

Ya setelah dijelaskan, barulah dia agak mengerti bahwa Ronaldikin itu “tiruan” salah satu pesepakbola dunia yang berinisial R (ya… seandainya nama Ronaldinho salah, saya ga mengulanginya yang kedua kali toh?)

We both understand that this advertisement belongs to Microsoft. But what we both didn’t understand was why did we get a feeling that Microsoft also promotes piracy?

Ga tau de kalo feeling kita berdua aja yang begitu atau yang lain juga merasa demikian.
Pokoknya kita berdua masih merasa ganjil dengan penyampaian iklan tersebut meski paham apa yang mereka maksudkan.

What do you think?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s